join_now_merah

Sejarah Nobel

Sejarah singkat berdirinya Nobel Indonesia Institute
Sejarah Nobel

SELAYANG PANDANG INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS NOBEL INDONESIA


Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia merupakan Perguruan Tinggi Swasta yang berfokus pada pengembangan ilmu bisnis, manajemen, dan teknologi industri terapan pada jenjang Sarjana dan Pascasarjana. Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Nobel Makassar yang didirikan oleh Ir. H. Mubyl Handaling.

Cikal bakal Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia adalah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nobel Indonesia yang didirikan pada tahun 1999 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 28/D/0/1999 tanggal 23 Februari 1999. Sejak awal berdiri, STIE Nobel Indonesia menyelenggarakan Program Studi Manajemen (S1) serta Program Studi Akuntansi (S1 dan D3).

Seiring dengan perkembangan institusi, pada tahun 2013 STIE Nobel Indonesia Makassar memperoleh izin operasional pembukaan Program Studi Magister Manajemen berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 185/E/O/2013 tanggal 7 Mei 2013. Sejak tahun 2018 hingga saat ini, Yayasan Pendidikan Nobel Makassar berada di bawah kepemimpinan Mutiawan M. Handaling.

Dalam rangka merespons dinamika digitalisasi serta memperkuat posisinya sebagai Perguruan Tinggi Swasta Terbaik Wilayah Indonesia Timur kategori Sekolah Tinggi di tahun 2020, STIE Nobel Indonesia melakukan perubahan bentuk menjadi Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia pada tahun 2021. Perubahan bentuk tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 313/E/O/2021, sekaligus menandai pengembangan institusi dengan pembukaan Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi.

Untuk memperkuat tata kelola organisasi dan pengembangan akademik, Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia membentuk dua fakultas, yaitu Fakultas Pascasarjana dan Fakultas Teknologi dan Bisnis, berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor 140/KEP/ITB-NI/XI/2022. Pada fase ini, institusi juga membuka dua Program Studi Magister baru, yaitu Magister Keuangan Publik (SK Nomor 893/E/O/2022 tanggal 15 Desember 2022) dan Magister Manajemen Kewirausahaan (SK Nomor 220/E/O/2023 tanggal 23 Februari 2023).

Pengembangan program akademik terus dilakukan dengan dibukanya empat Program Studi Sarjana pada tahun 2023, yakni Pendidikan Teknologi Informasi (SK Nomor 3/E/O/2023 tanggal 11 Januari 2023), Teknologi Hasil Perikanan (SK Nomor 290/E/O/2023 tanggal 21 Maret 2023), Teknik Pertambangan (SK Nomor 336/E/2023 tanggal 10 April 2023), dan Teknik Industri (SK Nomor 375/E/O/2023 tanggal 3 Mei 2023).

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan tinggi, pada tahun 2025 Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia menetapkan perubahan struktur fakultas dengan memisahkan Fakultas Teknologi dan Bisnis menjadi dua fakultas yang lebih fokus, yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis (SK Nomor 033/KEP/ITB-NI/VI/2025) dan Fakultas Teknologi Industri (SK Nomor 037/KEP/ITB-NI/VI/2025).

Dengan penataan tersebut, struktur akademik Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia saat ini terdiri atas tiga fakultas, yaitu Fakultas Pascasarjana yang menaungi Program Studi Magister Manajemen, Magister Keuangan Publik, dan Magister Manajemen Kewirausahaan; Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang menaungi Program Studi Manajemen dan Akuntansi; serta Fakultas Teknologi Industri yang menaungi Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi, Pendidikan Teknologi Informasi, Teknik Industri, Teknik Pertambangan, dan Teknologi Hasil Perikanan.

Penataan kelembagaan ini merupakan bagian dari strategi institusi dalam membangun ekosistem akademik yang terstruktur, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia usaha, industri, serta pembangunan wilayah. Hingga saat ini, Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia telah menghasilkan ribuan alumni yang memiliki kompetensi akademik dan profesional, serta mampu berkompetisi secara produktif dengan lulusan perguruan tinggi lainnya.