PLUT-KUMKM Sulsel Ajak Mahasiswa Nobel Indonesia Intip Langsung Inkubasi Bisnis Hingga Digital Marketing
02 May 2025
Nobel Indonesia Digital Creative
NIDC -- Guna memberikan pengalaman belajar nan praktis serta fokus pada inovasi produk dan pemasaran digital, puluhan Mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia menjalani outing class di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PLUT-KUMKM) Sulsel, Jl. Metro Tanjung Bunga, Jumat (2/5).
Dalam sesi ini, sejumlah delegasi kampus semisal Ketua Nobel Entrepreneurship Center (NEC) Irfan Marhaban, S.H., M.Kn., hingga Kaprodi Manajemen, Iradat Rayhan Sofyan, S.Psi., M.Psi., Psi. turut hadir memberi pendampingan.
Sementara, Kepala UPT PLUT KUMKM Sulsel, Ir. Iffah Rafida Jafar, S.T, M.T., menyambut pihak Nobel Indonesia. Iffah dalam arahannya, menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan praktisi untuk mendorong kualitas produk UMKM di Sulawesi Selatan.
“Melalui kunjungan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga langsung terlibat dalam proses inovasi dan digital marketing yang saat ini menjadi kebutuhan utama pelaku usaha kecil,”
ujarnya.
Disisi lain, ada juga Ketua Inkubator Andalan Sulsel, Muh. Nurfitrani, memaparkan berbagai program pendampingan bagi startup dan UKM di PLUT. Ia menyoroti pentingnya inkubasi ide bisnis sejak tahap awal, termasuk validasi produk hingga strategi masuk pasar.
Pada sesi berikutnya, Konsultan Rumah Kemasan KUKM Sulsel, Muh. Yusri, berbagi materi terkait kemasan dan menunjukkan berbagai contoh desain kemasan yang efektif meningkatkan daya tarik produk. Mahasiswa diajak melihat langsung proses konsultasi kemasan, mulai dari pemilihan material hingga layout label yang informatif.
Tak kalah penting, Konsultan IT PLUT Sulsel, Muh. Ahyar, memberikan workshop singkat tentang pemanfaatan platform digital untuk pemasaran. Ia membimbing peserta dalam membuat akun media sosial bisnis dan merancang konten promosi yang menarik. Koordinator konsultan PLUT yang juga dosen ITB Nobel Indonesia itu melanjutkan, outing class seperti ini krusial untuk membekali mahasiswa dengan “soft skills” kewirausahaan yang tak diperoleh di ruang kelas.
“Mahasiswa dapat langsung merasakan tantangan dan peluang di lapangan, sehingga siap menerapkan ilmu ketika terjun menjadi pelaku usaha,” tambahnya.