join_now_merah

Dosen Nobel Indonesia Institute Jadi Narasumber di Kementerian Pertanian


18 December 2024 Nobel Indonesia Digital Creative

Dosen Nobel Indonesia Institute Jadi Narasumber di Kementerian Pertanian
NIDC -- Salah satu Dosen Nobel Indonesia Institute, Ir. Agunawan, S.Kom., M.Kom. didapuk menjadi pemateri dalam Program Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling up Initiative (READSI) yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian, Bogor, Selasa (17/12).

Ir. Agunawan, S.Kom., M.Kom. mengungkapkan bahwa modul-modul yang ada berbentuk narasi dan gambar ditambahkan video untuk menguatkan uraian modulnya.

Menurutnya, tidak semua orang suka membaca dan dengan video yang disematkan dalam modul, mereka dapat melihat langsung video untuk mendapatkan pemahaman. "Jadi pada pelatihan ini, peserta dibekali cara membuat video pembelajaran menggunakan beberapa tools (termasuk AI) dan menggabungkannya dalam modul, sehingga dengan satu link dapat mengakses materi beserta videonya dengan interface seperti membuka buku, terang Agunawan yang juga Wakil Dekan I Fakultas Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia.

Sementara, Penanggungjawab Program READSI Kementerian Pertanian A. Amal Hayat Makmur, S.P., M.Si. mengungkapkan, kegiatan di Bogor ini terdiri dari dua pertemuan yaitu Tata Kelola Aplikasi Sistem Layanan Informasi Pelatihan Pertanian yang di fasilitasi langsung oleh pengembangnya.

Untuk pertemuan Penyusunan Modul Digital Pelatihan Pertanian dihadirkan narasumber dari Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia. "Kegiatan ini berlangsung di Hotel Bigland Internasional Bogor Tanggal 16 – 18 Desember 2024, jelasnya,"

Disisi lain, Panitia READSI, Ahmad Ilyas, S.P, M.P., mengungkapkan bahwa peserta terdiri dari perwakilan widyaiswara dan penyuluh pertanian dari beberapa Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) dan luarannya berupa modul-modul pelatihan pertanian yang dapat diakses oleh pemangku kepentingan dalam bentuk digital.

"Harapannya peserta yang dilatih dapat mengaplikasikan pada mata diklat lain dan menularkan kepada widyaiswara dan penyuluh yang ada di tempatnya masing-masing, tutupnya.

Diketahui, program READSI tengah memasuki periode penyelesaian program, di mana salah satu capaian kegiatan yang dilaksanakan adalah pelatihan teknis dan non teknis bagi aparatur dan non aparatur. Dengan berakhirnya pelaksanaan kegiatan teknis ini PPSU dan DPMO diharapkan bisa terus mendiseminasikan materi pelatihan dan capaian kegiatan pelatihan melalui platform informasi digital maupun aplikasi sistem layanan pelatihan secara digital yang bisa diakses oleh publik dan stakeholders pasca berakhirnya program READSI.


Berita Lainnya