join_now_merah

Dosen Nobel Indonesia Sebut Rumput Laut Punya Nilai Jual Tinggi, Ini Alasannya


02 September 2024 Nobel Indonesia Digital Creative

Dosen Nobel Indonesia Sebut Rumput Laut Punya Nilai Jual Tinggi, Ini Alasannya
NIDC, BANTAENG -- Potensi Rumput Laut memiliki nilai ekonomi yang lebih bila dikelola dengan baik. Untuk mengembangkan potensi produk rumput laut, sejumlah Dosen pendamping Nobel Indonesia Institute memberikan pelatihan Disversifikasi di Desa Bonto Jai, Kecamatan Bisappu, Kecamatan Bantaeng.

Mereka adalah, Fitriani Latief, S.P. M.M, Istiqamah Muslimin, S.Pi., M.Si, Hardiyanti Askar, S.Pi., M.Si. Fitriani Latief mengatakan, pelatihan ini mendorong untuk meningkatkan pemahaman kewirausahaan masyarakat di Desa Bonto Jai. "Tak hanya itu, produk Rumput Laut ini bisa dimanfaatkan dengan menggunakan media sosial untuk mempromisikan produk hasil olahan rumput lain," katanya.

Dengan begitu, Kepala LP3M Nobel Indonesia melanjutkan, hasilnya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat dan nantinya bisa dikenal luas dengan pemanfaatan media sosial.

"Peserta diajarkan berbagai teknik pengolahan, mulai dari pembuatan makanan, kosmetik, hingga produk kesehatan. Dengan diversifikasi ini, diharapkan masyarakat tidak hanya bergantung pada penjualan rumput laut mentah, tetapi juga dapat memasarkannya dalam bentuk olahan yang lebih menarik," lanjutnya.

“Kami berharap pelatihan ini dapat membuka peluang baru bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Rumput laut bukan hanya komoditas, tetapi juga potensi yang bisa dikembangkan lebih jauh.” tandasnya.


Berita Lainnya