join_now_merah

Tandang ke UNAIR, Nobel Indonesia Lakukan Penguatan Prodi THP


05 December 2024 Nobel Indonesia Digital Creative

Tandang ke UNAIR, Nobel Indonesia Lakukan Penguatan Prodi THP
SURABAYA, NIDC -- Dalam rangka penguatan pengelolan prodi Teknologi Hasil Perikanan (THP), Fakultas Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia telah melaksanakan kegiatan benchmarking ke Universitas Airlangga (UNAIR), pada Kamis,5 Desember 2024.

Delegasi ITB Nobel Indonesia diwakili oleh Dr. Ahmad Firman, S.E., M.Si. (Wakil Rektor I), Ir. Agunawan, S.Kom., M.Kom. (Wakil Dekan I FTB), Rasdi, S.Pi., M.Si. (Kaprodi Teknologi Hasil Perikanan),

Selain itu hadir juga Ir. Januar Kulsaputro, S.T.,M.T. (Kaprodi Teknik Industri). Muh. Syilfa Nooviar, S.Pd., M.Pd (Kaprodi Pendidikan Teknologi Informasi) dan Ir. Tri Andriani HS Kandora, S.T., M.T. (Kaprodi Teknik Pertambangan).

Pada kegiatan ini di sambut baik oleh Fakultas Perikanan dan Kelautan yang diwakili oleh Prof. Mochammad Amin Alamsjah, Ir., M.Si., Ph.D. (Dekan FPK UNAIR), Dr. Eng. Sapto Andriyono, S.Pi., M.T. (WD II FPK UNAIR), Dr. Rr. Juni Triastuti, S.Pi., M.Si. (Kaprodi THP UNAIR).

Kaprodi Teknologi Hasil Perikanan ITB Nobel Indonesia, Rasdi, S.Pi., M.Si. menyebut,pertemuan diawali dengan perkenalan masing-masing institusi dan keunggulannya.

“Melalui benchmarking ini, kita berharap dapat belajar dari pengalaman prodi yang lebih maju, sehingga kita bisa meningkatkan kualitas program studi kita,” kata Rasdi.

Selanjutnya, kata dia, pihak Nobel Indonesia membahas terkait pengelolaan program studi dan strategi-strategi pengembangan program studi meliputi Kurikulum, Pengembangan dosen, Akreditasi Program Studi, Pengganti Skripsi dan strategi-strategi dalam melakukan Penerimaan mahasiswa baru.

"Selain itu kami juga berkunjung untuk melihat beberapa laboratorium yang berkaitan dengan Program Studi Teknologi Hasil Perikanan diantaranya Laboratorium Pangan, Kimia dan Analisis, Mikrobiologi, dan Bioteknologi," sambungnya.

"Dari kegiatan ini, kami mengambil banyak pelajaran, banyak hal yang harus kami benahi mengingat prodi THP ITB Nobel Indonesia masih baru, sehingga untuk mencapai program studi yang unggul dan terakreditasi internasional utamanya dalam hal pengembangan dosen, pembenahan fasilitas laboratorium, dan prestasi mahasiswa," tukasnya.

 


Berita Lainnya