join_now_merah

Olah Sampah Minim Asap, KKN ITB Nobel Indonesia Sulap Cerobong Rocket Stove


27 August 2026 Nobel Indonesia Digital Creative

Olah Sampah Minim Asap, KKN ITB Nobel Indonesia Sulap Cerobong Rocket Stove
PINRANG, NIDC -- Kepedulian Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia dalam konteks kebersihan lingkungan dituangkan dalam bentuk inovasi. Misalnya saja di posko 32 Desa Mattiroade, Kabupaten Pinrang. Mereka resmi meluncurkan program kerja andalan berupa pembuatan fasilitas pembuangan sampah berbasis teknologi rocket stove. "Kami mengapresiasi dan berterima kasih pada Mahasiswa KKN ITB Nobel Indonesia yang meluncurkan inovasi untuk urusan penanganan sampah. Alhamdulillah. Sarana ini ditempatkan di area halaman kantor Desa Mattiroade, Kabupaten Pinrang, dan diproyeksikan sebagai alternatif efektif dalam menangani sampah setempat," ujar Kepala Kepala Desa Mattiroade, Rustan Salli, S.Pd.I., M.Si, Kamis (27/8). 

Sementara, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Nobel Indonesia, Muhammad Rijal, S.Kom., M.Kom. memberikan pendampingan yang intens serta arahan, mulai perancangan sampai pembangunan.  Kata dia, Kehadiran rocket stove ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam menjawab persoalan lingkungan yang sering dihadapi masyarakat pedesaan, terutama terkait penumpukan sampah.

"Pembangunan rocket stove sebagai tempat pembakaran sampah dipilih karena teknologi ini dinilai efisien dan ramah lingkungan. Prinsip kerjanya memanfaatkan efek cerobong untuk menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna, sehingga mampu mengurangi volume sampah secara signifikan dengan emisi asap yang lebih minimal dibandingkan metode pembakaran terbuka," kata Dosen prodi Sistem dan Teknologi Informasi itu. 

Maka dari itu, ia melanjutkan bahwa fasilitas ini diharapkan dapat menjadi sarana pengelolaan sampah mandiri bagi perangkat desa dan masyarakat sekitar Kantor Desa Mattiroade. "Dengan rampungnya proyek ini, para mahasiswa KKN ITB Nobel Indonesia Posko Desa Mattiroade berharap program yang telah dijalankan bisa memberi dampak positif yang berkelanjutan bagi wilayah Desa Mattiroade. Inovasi ini juga sejalan dengan upaya pencapaian desa yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui pengelolaan sampah yang lebih bijaksana," tukasnya. 


Berita Lainnya