NIDC -- Dalam mengembangkan jiwa entrepreneurship, lingkungan menjadi fondasi penting untuk membangun bisnisnya. Hal itu yang turut diamini oleh alumnus Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia, Ince Sitti Nurul Azizah Maulany, S.Ak.
Lulu sapaannya menilai, kampus sudah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menunjang kemampuan mengembangkan bisnis yang ingin dirintis. Hanya saja, hal tersebut dikembalikan pada Mahasiswa. "Jangan takut memulai berwirausaha, karena sebagai Mahasiswa ITB Nobel, kita sudah berada di lingkungan yang tepat dan mendukung, tinggal kembali ke dirita masing-masing mauki konsisten jalani atau tidak," ujarnya dalam Alumni Talk Batch 8, Selasa (13/1) kemarin.
Alumnus prodi Akuntansi itu melanjutkan, terlebih di Nobel Indonesia ada sarana yang sangat mumpuni, mulai dari inkubator bisnis dari Nobel Entrepreneurship Center (NEC), P2MW, MBKM sampai Direct Selling. “Program-program tersebut sangat membantu mahasiswa dalam mendapatkan pendampingan bisnis sejak tahap perencanaan hingga implementasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Lulu menegaskan bahwa keberanian mengambil risiko merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses berwirausaha. “Semua usaha pasti memiliki risiko, namun mahasiswa perlu berani melangkah dan belajar dari setiap proses yang dijalani,” tutupnya.