join_now_merah

Empat Hari Di Negeri Jiran, Ini Agenda Nobel Indonesia di HELP University


20 April 2025 Nobel Indonesia Digital Creative

Empat Hari Di Negeri Jiran, Ini Agenda Nobel Indonesia di HELP University
MALAYSIA, NIDC -- Nobel Indonesia Institute melakukan lawatannya ke negeri jiran, Malaysia sejak 15 hingga 19 April, di Higher Education Learning Philosophy (HELP) University. Selain melakukan penandatangan nota kesepahaman dan kesepakatan, Nobel juga melakukan agenda strategis lainnya.

Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia, Dr. Abdullah, S.E., M.Si. menyebut, kegiatan lainnya yang dilakukan ialah benchmarking internasional. "Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempelajari praktik terbaik di HELP Universitas Malaysia yang dapat diterapkan dalam sistem penjaminan mutu internal di Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia," tuturnya.

Disisi lain, ia melanjutkan delegasi Nobel yang hadir di HELP University diantaranya, Prof. Dr. Ahmad Firman, S.E., M.Si. (Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Sumber Daya), Dr. Muhammad Hidayat, S.E., M.M. (Wakil Rektor II Bidang Hubungan Eksternal dan Pengembangan Institusi).

Selain itu, ada Dr. Reynilda, S.E., M.Si (Kaprodi Magister Keuangan Publik), Faizal Rijal Zainal, S.E., M.M. (Dosen), Andi Magfirawi Nawir, S.Si., M.M. (Staf Aakademik Fakultas Pascasarjana), Muthi Syahidah, S.S., M.Hum. (Staf Nobel International Office).

"Selama acara, peserta terlibat dalam berbagai sesi diskusi, presentasi, dan workshop yang dipimpin oleh Prof. Dr. Liew Teik Kooi ( Rector of HELP University), Mr. Stephen Wu Ghe Kean (Pro Vice Rector for International Partnership Affairs) dan Dr. Liew Huey Min (Acting Deputy Dean Head Of Fakulty of Business, Economis and Accounting) sekaligus sebagai Head of Quality Asurance, HELP University)," katanya.

Ia menambahkan, diskusi dan workshop membahas berbagai topik, antara lain strategi inovatif dalam penjaminan mutu pendidikan tinggi, pengembangan kebijakan untuk meningkatkan standar akademik, serta kolaborasi internasional dalam meningkatkan mutu pendidikan. "Kegiatan ini memberikan wawasan dan pengalaman berharga terkait penjaminan mutu yang dapat diterapkan di Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia, serta memperkuat jaringan kerjasama internasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia," tutupnya.

Sebelumnya, Wakil Rektor II Bidang Pengembangan Institusi dan Hubungan Eksternal Nobel Indonesia Institute, Dr. H. Muhammad Hidayat, S.E., M.M., menuturkan penandatangan nota kesepahaman dan kesepakatan ini merupakan langkah strategis untuk mencapai visi Nobel menjadi kampus yang diakui secara internasional.

"Kita sungguh-sungguh percaya bahwa kolaborasi internasional sangat penting dalam menghadapi tantangan global saat ini," terang Hidayat.

Disisi lain, pihaknya berharap program ini juga paparan dan perspektif internasional kepada para mahasiswa. Selain itu, diharapkan akan memberikan mereka pengalaman dan tumbuh menjadi individu yang berwawasan global. Sebagaimana visi dan misi yang dikembangkan.

"Kita berharap kerjasama internasional ini akan menjadi awal dari kemitraan yang kuat dan hangat antara HELP University dan ITB Nobel Indonesia di masa yang akan datang," tutupnya.


Berita Lainnya