join_now_merah

Dekan FEB Tegaskan Lulusan Nobel Indonesia Jangan Jadi Penonton


30 May 2026 Nobel Indonesia Digital Creative

Dekan FEB Tegaskan Lulusan Nobel Indonesia Jangan Jadi Penonton

NIDC -- Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia, Dr. H. Muhammad Idris, S.E., M.Si., mengingatkan para lulusan baru untuk tidak sekadar menjadi penonton di era disrupsi teknologi. 


Hal tersebut ditegaskannya saat mengukuhkan para lulusan dalam acara Yudisium Mahasiswa Program Studi Manajemen dan Akuntansi FEB ITB Nobel Indonesia.


Dalam sambutannya, Dr. H. Muhammad Idris menyampaikan bahwa gelar Sarjana Manajemen (S.M.) dan Sarjana Akuntansi (S.Ak.) yang kini resmi melekat memiliki tanggung jawab moral yang besar.


Menurutnya, dunia luar saat ini berubah setiap detik akibat perkembangan teknologi yang masif, sehingga alumni Nobel harus mampu mengatasinya dengan adaptabilitas yang tinggi.


"Tantangan di luar sana tidaklah mudah. Namun, saya percaya, lulusan FEB Nobel tidak dirancang untuk menjadi penonton perubahan. Kalian dirancang untuk menjadi pemimpin perubahan," ujarnya, Jumat (29/5).


Ia juga juga berpesan agar para lulusan menanamkan prinsip belajar sepanjang hayat. "Lingkungan masyarakat dan industri adalah laboratorium sesungguhnya untuk menguji ilmu, etika, dan mentalitas profesional yang telah ditempa selama di bangku kuliah," lanjutnya.


Menutup prosesi yudisium, Dekan FEB ITB Nobel Indonesia ini menyampaikan apresiasi mendalam kepada para orang tua, dosen, dan staf administrasi yang telah mengawal perjuangan akademik mahasiswa. 


Ia berharap para alumni baru tetap menjaga nama baik almamater dengan menunjukkan karakter berintegritas, etos kerja tinggi, dan tetap rendah hati. Selanjutnya, alumni Nobel Indonesia akan menjalani prosesi Wisuda yang bakal bergulir pada Rabu, 17 Juni mendatang di Hotel Claro Makassar.



Berita Lainnya