NIDC -- Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) bersama Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia, resmi meneken kerjasama lewat nota kesepahaman pada Senin (3/8). Prosesi tersebut dilakukan oleh Rektor ITB Nobel Indonesia, Dr. Ir. H. Badaruddin, S.T., M.M., IPU, ASEAN Eng., dengan Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau.
Disisi lain, acara tersebut turut dihadiri oleh delegasi Fakultas hingga jajaran pimpinan, semisal Wakil Rektor I ITB Nobel Indonesia, Dr. Ridwan, S.E., M.Si. hingga, Wakil Rektor II, Dr. H. Muhammad Hidayat, S.E., M.M. Seusai penandatangan, Rektor Nobel Indonesia, Dr. Ir. H. Badaruddin, S.T., M.M., IPU, ASEAN Eng., mengatakan kedua pihak sepakat melanjutkan MoU, setelah berakhirnya masa berlaku kerjasama sebelumnya.
"Pemkab Pangkep banyak menawarkan peluang kolaborasi di berbagai sektor kepada Nobel Indonesia. Hadir juga banyak alumni yang tersebar di Pemkab Pangkep di berbagai OPD yang ada. Keberadaan mereka bukan hanya kebanggaan bagi kampus, tetapi juga memperkuat jalinan komunikasi dan percepatan eksekusi program sinergi di lapangan," " ujarnya.
Badaruddin menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pangkep memberikan ruang yang luas bagi institusi pendidikan tinggi untuk terlibat langsung dalam pembangunan daerah. Berbagai sektor potensial telah disiapkan sebagai medan kolaborasi riset, pengabdian masyarakat, hingga pengembangan teknologi dan bisnis.
"Pemkab Pangkep banyak menawarkan peluang kolaborasi di berbagai sektor kepada Nobel Indonesia. Ini menjadi kesempatan besar bagi civitas akademika untuk menyalurkan kepakaran dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan daerah," terangnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti kontribusi para alumni ITB Nobel Indonesia yang saat ini telah berkiprah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangkep. Menurutnya, keberadaan alumni di tingkat birokrasi menjadi jembatan strategis dalam mempercepat realisasi program-program kerjasama tersebut.