PINRANG, NIDC -- Prosesi penarikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia di Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, berlangsung penuh keharuan.
Momentum penutupan KKN ini tidak sekadar menjadi ajang penarikan administratif, melainkan momen perpisahan yang sarat akan ikatan emosional antara mahasiswa dan masyarakat setempat.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ITB Nobel Indonesia, Dr. H. Muhammad Idris, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat dan Pemerintah Kecamatan Lanrisang atas penerimaan hangat yang diberikan kepada para mahasiswa selama menjalankan program pengabdian.
"Hari ini kita tidak hanya menarik mahasiswa dari lokasi KKN, tetapi kita melepas anak-anak muda yang datang sebagai orang luar dan pulang sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Lanrisang," tuturnya, Rabu (16/9)
Eks Wakil Dekan II Fakultas Pascasarjana Nobel Indonesia itu mengungkapkan bahwa, pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat memberikan pelajaran hidup yang tidak didapatkan di ruang kuliah, seperti kebijaksanaan, adaptasi, kerja sama, dan kemampuan membangun sinergi.
Nilai-nilai tersebut sejalan dengan falsafah Bugis Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge (saling memanusiakan, saling memuliakan, dan saling mengingatkan).
Disisi lain, dirinya mengingatkan para mahasiswa bahwa meski program KKN telah berakhir secara administratif, hakikat pengabdian kepada masyarakat tidak pernah usai.
Ia berpesan agar nilai-nilai dan kearifan lokal yang dipelajari di Lanrisang terus dibawa hingga mereka terjun ke dunia kerja kelak, baik sebagai pengusaha, birokrat, akademisi, maupun pemimpin.
"Di mana pun kalian berada nanti, jangan pernah malu mengatakan bahwa kalian pernah belajar dari masyarakat Lanrisang. Sebab terkadang, orang-orang yang tidak pernah masuk ruang kuliah justru memberikan pelajaran kehidupan yang paling berharga," tukasnya.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Kecamatan Lanrisang, Farid, S.H., turut memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi dan dedikasi para mahasiswa selama berbaur di tengah masyarakat. Farid mengungkapkan bahwa kehadiran mahasiswa KKN sangat membantu berbagai program perayaan serta kegiatan kemasyarakatan di tingkat desa maupun kecamatan.
"Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan KKN di Kecamatan Lanrisang. Adik-adik mahasiswa banyak melakukan hal positif, terutama sangat membantu pelaksanaan kegiatan perayaan HUT RI. Mereka hadir menjadi pelopor dalam berbagai acara, baik di tingkat desa maupun kecamatan," katanya.
Seusai sambutan, Dekan FEB Nobel Indonesia memberikan plakat secara simbolis kepada Sekertaris Camat Lanrisang.